Wednesday, October 14, 2015

Sejarah Singkat Mouse (Tetikus)

 

Sejarah Singkat Mouse (Tetikus) - Tetikus atau mouse merupakan perangkat wajib dalam mempermudah saat melakukan aktifitas komputasi.

Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya, di mana dan kapan mouse hadir dan bagaimana mereka berevolusi selama bertahun-tahun. Dan tahukan bahwa setiap penemuan awal pada teknologi mouse selalu menuai kegagalan dikarenakan harga produksi yang tinggi sehingga menjadikannya mahal. Namun dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, hal tersebut lama-lama bisa diatasi, dan mouse menjadi perangkat terjangkau yang wajib menemani setiap komputer. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini saya akan uraikan sejarah singkat perkembangan mouse dari tahun ke tahun. 

Generasi pertama
 
Banyak orang yang cenderung mengira bahwa mouse pertama kali ditemukan oleh Xerox. Hal ini bisa jadi karena mouse pertama kali dijual secara komersil oleh mereka. Faktanya, mouse pertama kali diperkenalkan oleh Douglas Engelbart, seorang peneliti dari Stanford Research Institute, pada tahun 1963. Saat itu fisik mouse masih jauh berbeda dengan mouse yang saat ini kita kenal. Mouse pertama dibuat menggunakan bahan dari balok kayu dan menggunakan dua gerigi roda dari logam yang posisinya tegak lurus satu sama lain, serta sebuah tombol berupa sebuah lampu berwarna merah di sisinya. Dan pada 17 November 1970, Engelbart mendapatkan hak paten atas mouse ciptaannya tersebut.

Mouse besutan Engelbart sebenarnya bukan merupakan pointing device pertama yang dibuat. Pointing device pertama yang sebenarnya adalah sebuah trackball yang ditemukan pada tahun 1953 oleh Tom Cranston. Tidak diketahui dengan pasti dari mana dan mengapa penggunaan nama ‘mouse’ digunakan. Namun banyak yang menyebutkan bahwa penamaan tersebut disesuaikan dengan fisiknya yang memiliki ekor.

Penyempurnaan oleh Xerox
 
Mouse dioperasikan dengan menghubungkan ke komputer dan ditampilkan di layar merupakan ide dari Bill English, seorang kolega Douglas Engelbart. Bill English pula yang menyempurnakan bentuk mouse dan menciptakan prototipe pertamanya. Pada tahun 1972, saat English bekerja untuk Xerox, ia dan Jack Hawley beserta tim risetnya mendisain ulang mouse karya Engelbart dan menambahkan beberapa fitur baru. Yang paling menonjol yaitu mengganti sistem dua gerigi roda dari logam kecil, dengan sebuah bola yang dapat berputar ke segala arah. Tombolnya pun ditambah menjadi dua. Perubahan lainnya dengan melakukan perbaikan sistem interaksinya dengan komputer.

Meski desain dari Bill English sudah mengalami banyak perbaikan dan perubahan, Xerox membutuhkan waktu sekitar 9 tahun untuk benar-benar membuat mouse mampu berfungsi dengan baik dan menyempurnakan proses manufaktur agar layak dilihat dari sudut pandang proses biaya pembuatannya. Dan barulah pada tahun 1981, Xerox mulai memproduksi secara masal mouse yang dijual secara paket dengan produk komputernya yaitu Xerox 8010 Star Information System. Hanya saja saat itu komputer besutan Xerox tersebut dijual dengan harga tinggi sekitar US$20.000 yang membuatnya kurang diminati. Dampaknya, mouse-pun jadi kurang populer.


Campur tangan Apple

Pada periode yang sama, Steve Jobs sedang mencari sebuah perangkat inovatif untuk produk Apple-nya. Dan mouse dianggap merupakan perangkat yang tepat dan menarik. Steve Jobs pun menugaskan perusahaan desain, Hovey-Kelley, untuk membuat mouse yang lebih murah, bisa diproduksi masal, dan handal. Hasilnya, Apple berhasil menciptakan komputer dengan nama Lisa yang dilengkapi dengan mouse rancangan mereka dan dipasarkan pada tahun 1983. Komponen utama mouse yang digunakan yaitu encoder roda optik yang merupakan sebuah bola pelacak yang bebas bergerak, dan hanya menggunakan satu tombol, yang hingga saat ini merupakan ciri khas dari mouse buatan Apple. Setahun kemudian. Apple kembali menghadirkan perangkat yang didisain ulang untuk menemani sistem komputer Macintosh.

Perkembangan dari waktu ke waktu
Sebenarnya banyak perkembangan serta inovasi pada perangkat tetikus di era tahun 1980 hingga 2000-an. Contohnya pada tahun 1981, dimana Richard Lyon yang bekerja di Xerox PARC menemukan mouse optik pertama. Dan setahun kemudian, Steve Kirsch mengembangkan mouse optik yang membutuhkan bantuan mousepad khusus, sebuah bantalan untuk mendeteksi sensor dalam melakukan pergerakan. Bahkan Kirsch pula yang mendirikan perusahaan yang menjual mouse optik dengan nama Mouse System. Namun produknya gagal karena harganya yang masih mahal.
Tahun 1981 juga ditandai dengan berdirinya perusahaan Logitech di Swiss yang hingga saat ini menjadi pemain utama dalam menghadirkan perangkat mouse. Model pertamanya, yaitu P4, dirancang oleh Jean-Daniel Nicoud dan dipasarkan pada tahun 1982.

Tahun 1983, Microsoft menghadirkan mouse pertama buatannya yang dijual dengan harga kisaran US$195. Mouse tersebut menggunakan dua tombol dan membutuhkan kartu ekspansi tambahan untuk menghubungkannya ke komputer. Tidak lama kemudian, mouse tersebut disempurnakan dan menggunakan port serial yang sudah terdapat pada komputer.

Tahun 1984, Logitech memperkenalkan mouse tanpa kabel yang pertama di dunia. Teknologi yang digunakan masih menggunakan teknologi infra merah dan membutuhkan sebuah alat receiver yang mesti dipasang pada komputer.

Tahun 1987, IBM memperkenalkan perangkat komputernya yang dilengkapi dengan mouse dan keyboard  menggunakan koneksi PS/2. Sebelumnya mouse menggunakan konektor 5-pin dan 6-pin. Akhirnya koneksi PS/2 menjadi lebih populer dikarenakan mampu menghasilkan koneksi yang lebih baik.

Tahun 1995, mouse pertama yang menggunakan scroll wheel dihadirkan oleh Mouse System dengan nama ProAgio. Namun produk ini tidak diketahui perkembangannya. Hingga setahun kemudian, Microsoft menggunakan teknologi ini pada mouse terbarunya.

Tahun 1998, Apple menghadirkan Apple USB Mouse yang merupakan mouse pertama menggunakan koneksi USB. Hanya saja, fisiknya yang bulat membuatnya tidak nyaman digunakan sehingga produk ini kembali gagal. Namun koneksi USB yang digunakannya mulai banyak diadopsi oleh produsen lain.

Tahun 1998, Sun Microsystems berhasil menyempurnakan mouse menggunakan sensor laser yang awalnya diperuntukkan bagi komputernya, Sun SPARC Station server dan workstation.

Tahun 1999, Agilent Technologies mampu mengembangkan sensor optik pertama yang bekerja tanpa menggunakan bantalan khusus. Solusi ini langsung diadopsi oleh beberapa produsen besar seperti Microsoft, Apple, hingga Logitech.
Tahun 2004, mouse Logitech MX1000 yang dikembangkan bersama dengan Agilent Technologies, mampu membawa mouse berteknologi laser menjadi perangkat populer yang menggantikan teknologi lampu LED.

Tahun 2008, Microsoft menciptakan inovasi dengan menghadirkan BlueTrack yang menggunakan elemen dari teknologi laser dan optik. Penggabungan dua teknologi ini memungkinkan mouse bisa digunakan pada berbagai jenis permukaan.

G+

Komentar Anda

 
Indoking (Kumpulan Berbagai Macam Informasi) © Copyright 2015 - Designed by Muhammad Iqbal
Back to top
Selamat Datang di www.indoking.blogspot.co.id (Download Mp3, Software, Games, Film, ebook, Chord Gitar, Tips and Trick, Operator Sekolah, Android, dll). Terima Kasih Atas Kunjungannya, Jangan lupa Komentarnya, Dan Berkunjunglah Kembali Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru 2016.