Tuesday, July 31, 2012

Cara ngeblog Offline Dengan Microsoft Office 2007 ini lebih mudah dari yang sebelumnya telah saya posting yaitu cara ngeblog secara offline dengan menggunakan software Live Writter dikarenakan pasti semua pengguna computer memasang yang namanya Microsoft office. Langsung saja ikuti langkah-langkahnya di bawah ini :

1. Sobat sekalian harus menggunakan layanan Microsoft Office 2007. Karena disini saya akan menjelaskan cara ngeblog offline menggunakan Microsoft Office Word 2007.

2. Masuk ke layanan Micrsoft Ofice word 2007 sobat semua, lalu klik pada kiri atas "new document"











3. Setelah itu akan muncul seperti pada gambar di bawah ini. klik new blog post à lalu klik "creat".

4. Setelah itu akan muncul cara registrasi ke blog sobat, tampak seperti gambar di bawah ini. klik pada "choose your blog provider" à lalu klik "blogger" hingga Nampak seperti gambar dibawah ini lalu klik "next"









5. Masukkan user name dan password untuk login ke layanan blog sobat. seperti gambar di bawah ini. lalu klik "OK" jik ada penanda keluar lagi klik saja "OK" lagi. Dan biarkan koneksi untuk mengupdate content blog sobat untuk dimasukan ke dalam Microsft Office 2007 kalian. Tunggu bebrapa menit……akan muncul gambar koneksi seperti berikut ini klik "OK"












6. Selesai sudah maka akan tampil gambar seperti berikut. "klik new document" ànew blog postàOK









7. Sekarang sobat sekalian dapat melakukan blog dengan offline. ketik postingan sobat di layar yang, jika sudah selesai klik publish, maka dengan sendiri Microsoft akan mempublish postingan anda ke Blog sobat. Lakukan konecting koneksi ketika anda waktu "publish" saja.


Semoga artikel Cara ngeblog Offline Dengan Microsoft Office 2007 ini dapat bermanfa'at

Cara ngeblog Offline Dengan Microsoft Office 2007

Membuat Daftar Isi Blog| Bagi sebuah blog/web tentunya penting untuk membuatnya , dengan adanya daftar isi pengunjung tidak kerepotan dengan mencari artikel yang kita buat satu-satu karena dengan daftar isi ini semua artikel yang kita tulis akan tampil berdasarkan label. Tapi terkadang daftar isi yang kita buat membutuhkan waktu loading yang lama dan akan membuat pengunjung merasa tidak nyaman, demi menciptakan pengunjung merasa nyaman kita harus membuat daftar isi ringan loading

Pada daftar isi yang akan kita buat kali ini tanpa menggunakan javascrift dengan fitur new dan tentunya ringan loading.

 http://1.bp.blogspot.com/-vZ3B1_5O0_A/TwDsu4FIQFI/AAAAAAAABHE/22GwQpRGQHI/s1600/Membuat-Daftar-Isi-Blog-Sederhana.png

Daftar isi ini dapat dibuat dengan menaruhnya pada laman mandiri ataupun pada postingan. Untuk membuat pada postingan langsung saja ikuti langkah-langkahnya dibawah ini:


1. Masuk ke dashboard blogger
2. Pilih Post, entri baru, html, dn masukan kode dibawah ini



<link href="http://wahyuwinoto.googlecode.com/files/daftarisi.css" media="screen" rel="stylesheet" type="text/css"></link> <script src="http://wahyuwinoto.googlecode.com/files/daftarisi1.js">
</script> <script src="http://www.Indoking.blogspot.com/feeds/posts/summary?max-results=500&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc">
</script> <script type="text/javascript">
 var accToc=true; 
</script> <script src="http://wahyuwinoto.googlecode.com/files/daftarisi2.js" type="text/javascript">
</script>

3. Pada http://www.Indoking.blogspot.com yang berwarna merah dapat diganti dengan alamat blog masing-masing
4. Selesai

Semoga artikel Membuat Daftar Isi Blog ini dapat bermanfa'at

Membuat Daftar Isi Blog

Penyusun: Divisi Lughoh Lembaga Bimbingan Islam Al-Atsary

Pernahkah terlintas di pikiran kita untuk dapat Belajar Bahasa Arab? Tidak perlu diragukan lagi, memang sepantasnya seorang muslim mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya. Allah telah menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an karena bahasa Arab adalah bahasa yang terbaik yang pernah ada sebagaimana firman Allah:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.”




http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/41575_92002408346_1733982_n.jpg
Ibnu katsir berkata ketika menafsirkan surat Yusuf ayat 2 di atas: “Yang demikian itu (bahwa Al -Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab) karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, jelas, luas, dan maknanya lebih mengena lagi cocok untuk jiwa manusia. Oleh karena itu kitab yang paling mulia (yaitu Al-Qur’an) diturunkan kepada rosul yang paling mulia (yaitu: Rosulullah), dengan bahasa yang termulia (yaitu Bahasa Arab), melalui perantara malaikat yang paling mulia (yaitu malaikat Jibril), ditambah kitab inipun diturunkan pada dataran yang paling mulia diatas muka bumi (yaitu tanah Arab), serta awal turunnya pun pada bulan yang paling mulia (yaitu Romadhan), sehingga Al-Qur an menjadi sempurna dari segala sisi.” (Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir surat Yusuf).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Berkata: “Sesungguhnya ketika Allah menurunkan kitab-Nya dan menjadikan Rasul-Nya sebagai penyampai risalah (Al-Kitab) dan Al-Hikmah (As-sunnah), serta menjadikan generasi awal agama ini berkomunikasi dengan bahasa Arab, maka tidak ada jalan lain dalam memahami dan mengetahui ajaran Islam kecuali dengan bahasa Arab. Oleh karena itu memahami bahasa Arab merupakan bagian dari agama. Keterbiasaan berkomunikasi dengan bahasa Arab mempermudah kaum muslimin memahami agama Allah dan menegakkan syi’ar-syi’ar agama ini, serta memudahkan dalam mencontoh generasi awal dari kaum Muhajirin dan Anshar dalam keseluruhan perkara mereka.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).

Sungguh sangat menyedihkan sekali, apa yang telah menimpa kaum muslimin saat ini, hanya segelintir dari mereka yang mau mempelajari bahasa Arab dengan serius. Hal ini memang sangat wajar karena di zaman modern ini banyak sekali kaum muslimin tenggelam dalam tujuan dunia yang fana, Sehingga mereka enggan dan malas mempelajari bahasa Arab. Karena mereka tahu tidak ada hasil duniawi yang bisa diharapkan jika pandai berbahasa Arab. Berbeda dengan mempelajari bahasa Inggris, kaum muslimin di saat ini begitu semangat sekali belajar bahasa Inggris, karena mereka tahu banyak tujuan dunia yang bisa diperoleh jika pandai bahasa Inggris, sehingga kita dapati mereka rela untuk meluangkan waktu yang lama dan biaya yang banyak untuk bisa menguasai bahasa ini. Sehingga kursus-kursus bahasa Inggris sangat laris dan menjamur dimana-mana walaupun dengan biaya yang tak terkira. Namun bagaimana dengan kursus bahasa Arab…??? seandainya mereka benar-benar yakin terhadap janji Allah Ta’ala untuk orang yang menyibukkan diri untuk mencari keridhoanNya, serta yakin akan kenikmatan surga dengan kekekalannya, niscaya mereka akan berusaha keras untuk belajar bahasa arab. Karena ia adalah sarana yang efektif untuk memahami agama-Nya.

Kenyataan ini tidak menunjukkan larangan mempelajari bahasa Inggris ataupun lainnya. Tapi yang tercela adalah orang yang tidak memberikan porsi yang adil terhadap bahasa arab. Seyogyanya mereka juga bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam mempelajari bahasa Arab.

Syaikh Utsaimin pernah ditanya: “Bolehkah seorang penuntut ilmu mempelajari bahasa Inggris untuk membantu dakwah ?” Beliau menjawab: “Aku berpendapat, mempelajari bahasa Inggris tidak diragukan lagi merupakan sebuah sarana. Bahasa Inggris menjadi sarana yang baik jika digunakan untuk tujuan yang baik, dan akan menjadi jelek jika digunakan untuk tujuan yang jelek. Namun yang harus dihindari adalah menjadikan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab karena hal itu tidak boleh. Aku mendengar sebagian orang bodoh berbicara dengan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab, bahkan sebagian mereka yang tertipu lagi mengekor (meniru-niru), mengajarkan anak-anak mereka ucapan “selamat berpisah” bukan dengan bahasa kaum muslimin. Mereka mengajarkan anak-anak mereka berkata “bye-bye” ketika akan berpisah dan yang semisalnya. Mengganti bahasa Arab, bahasa Al-Qur’an dan bahasa yang paling mulia, dengan bahasa Inggris adalah haram. Adapun menggunakan bahasa Inggris sebagai sarana untuk berdakwah maka tidak diragukan lagi kebolehannya bahwa kadang-kadang hal itu bisa menjadi wajib. Walaupun aku tidak mempelajari bahasa Inggris namun aku berangan-angan mempelajarinya. terkadang aku merasa sangat perlu bahasa Inggris karena penterjemah tidak mungkin bisa mengungkapkan apa yang ada di hatiku secara sempurna.” (Kitabul ‘Ilmi).

Dan termasuk hal yang sangat menyedihkan, didapati seorang muslim begitu bangga jika bisa berbahasa Inggris dengan fasih namun mengenai bahasa Arab dia tidak tahu?? Kalau keadaannya sudah seperti ini bagaimana bisa diharapkan Islam maju dan jaya seperti dahulu. Bagaimana mungkin mereka bisa memahami syari’at dengan benar kalau mereka sama sekali tidak mengerti bahasa Arab…???

Hukum Orang yang Mampu Berbahasa Arab Namun Berbicara Menggunakan Bahasa Selain Bahasa Arab

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Berkata: “Dibenci seseorang berbicara dengan bahasa selain bahasa Arab karena bahasa Arab merupakan syiar Islam dan kaum muslimin. Bahasa merupakan syiar terbesar umat-umat, karena dengan bahasa dapat diketahui ciri khas masing-masing umat.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).

Asy-Syafi’iy berkata sebagaimana diriwayatkan As-Silafi dengan sanadnya sampai kepada Muhammad bin Abdullah bin Al Hakam, beliau berkata: “Saya mendengar Muhammad bin Idris Asy-syafi’iy berkata: “Allah menamakan orang-orang yang mencari karunia Allah melalui jual beli (berdagang) dengan nama tu’jar (tujjar dalam bahasa Arab artinya para pedagang-pent), kemudian Rosululloh juga menamakan mereka dengan penamaan yang Allah telah berikan, yaitu (tujjar) dengan bahasa arab. Sedangkan “samasiroh” adalah penamaan dengan bahasa ‘ajam (selain arab). Maka kami tidak menyukai seseorang yang mengerti bahasa arab menamai para pedagang kecuali dengan nama tujjar dan janganlah orang tersebut berbahasa Arab lalu dia menamakan sesuatu (apapun juga-pent) dengan bahasa ‘ajam. Hal ini karena bahasa Arab adalah bahasa yang telah dipilih oleh Allah, sehingga Allah menurunkan kitab-Nya yang dengan bahasa Arab dan menjadikan bahasa Arab merupakan bahasa penutup para Nabi, yaitu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, kami katakan seyogyanya setiap orang yang mampu belajar bahasa Arab mempelajarinya, karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling pantas dicintai tanpa harus melarang seseorang berbicara dengan bahasa yang lain. Imam Syafi’iy membenci orang yang mampu berbahasa Arab namun dia tidak berbahasa Arab atau dia berbahasa Arab namun mencampurinya dengan bahasa ‘ajam.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).
Abu Bakar bin ‘Ali Syaibah meriwayatkan dalam Al Mushanaf: “Dari Umar bin Khattab, beliau berkata: Tidaklah seorang belajar bahasa Persia kecuali menipu, tidaklah seseorang menipu kecuali berkurang kehormatannya. Dan Atho’ (seorang tabi’in) berkata: Janganlah kamu belajar bahasa-bahasa ajam dan janganlah karnu masuk gereja – gereja mereka karena sesungguhnya Allah menimpakan kemurkaan-Nya kepada mereka, (Iqtidho Shirotil Mustaqim). Diriwayatkan bahwa Imam Ahmad berkata: “Tanda keimanan pada orang ‘ajam (non arab) adalah cintanya terhadap bahasa arab.” Dan adapun membiasakan berkomunikasi dengan bahasa selain Arab, yang mana bahasa Arab merupakan syi’ar Islam dan bahasa Al-Qur’an, sehingga bahasa selain arab menjadi kebiasaan bagi penduduk suatu daerah, keluarga, seseorang dengan sahabatnya, para pedagang atau para pejabat atau bagi para karyawan atau para ahli fikih, maka tidak disangsikan lagi hal ini dibenci. Karena sesungguhnya hal itu termasuk tasyabuh (menyerupai) dengan orang ‘ajam dan itu hukumnya makruh.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).
Khurasan, yang penduduk kedua kota tersebut berbahasa Persia serta menduduki Maghrib, yang penduduknya berbahasa Barbar, maka kaum muslimin membiasakan penduduk kota tersebut untuk berbahasa Arab, hingga seluruh penduduk kota tersebut berbahasa Arab, baik muslimnya maupun kafirnya. Demikianlah Khurasan dahulu kala. Namun kemudian mereka menyepelekan bahasa Arab, dan mereka kembali membiasakan bahasa Persia sehingga akhirnya menjadi bahasa mereka. Dan mayoritas mereka pun menjauhi bahasa Arab. Tidak disangsikan lagi bahwa hal ini adalah makruh. (Iqtidho Shirotil Mustaqim).

Pengaruh Bahasa Arab Dalam Kehidupan
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Merupakan metode yang baik adalah membiasakan berkomunikasi dengan bahasa Arab hingga anak kecil sekalipun dilatih berbahasa Arab di rumah dan di kantor, hingga nampaklah syi’ar Islam dan kaum muslimin. Hal ini mempermudah kaum muslimin urituk memahami makna Al-Kitab dan As-Sunnah serta perkataan para salafush shalih. Lain halnya dengan orang yang terbiasa berbicara dengan satu bahasa lalu ingin pindah ke bahasa lain maka hal itu sangat sulit baginya. Dan ketahuilah…!!! membiasakan berbahasa Arab sangat berpengaruh terhadap akal, akhlak dan agama. Juga sangat berpengaruh dalam usaha mencontoh mereka dan memberi dampak positif terhadap akal, agama dan tingkah laku.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).

Sungguh benar apa yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, bahasa Arab memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan, akhlak, agama. Orang yang pandai bahasa Arab cenderung senang membaca kitab-kitab para ulama yang berbahasa Arab dan tentu senang juga membaca dan menghafal Al-Qur’an serta hadits-hadits Rasulullah. Sehingga hal ini bisa memperbagus akhlak dan agamanya. Berbeda dengan orang yang pandai berbahasa Inggris (namun tanpa dibekali dengan ilmu agama yang baik), dia cenderung senang membaca buku berbahasa Inggris yang jelas kebanyakannya merupakan karya orang kafir. Sehingga mulailah ia mempelajari kehidupan orang kafir sedikit demi sedikit. Mau tidak mau iapun harus mempelajari cara pengucapan dan percakapan yang benar melalui mereka, agar dia bisa memperbagus bahasa Inggrisnya. Bisa jadi akhirnya ia pun senang mempelajari dan menghafal lagu-lagu berbahasa Inggris (yang kebanyakan isinya berisi maksiat) dan tanpa sadar diapun mengidolakan artis atau tokoh barat serta senang mengikuti gaya-gaya mereka. Akhlaknya pun mulai meniru akhlak orang barat (orang kafir), dan mengagungkan orang kafir serta takjub pada kehebatan mereka. Akhirnya, diapun terjatuh dalam tasyabbuh (meniru-niru) terhadap orang kafir, menganggap kaum muslimin terbelakang dan ujung-ujungnya dia lalai dari mempelajari Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah.

Hukum Mempelajari Bahasa Arab
Syaikhul Islam Berkata: “Dan sesungguhnya bahasa Arab itu sendiri bagian dari agama dan hukum mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Kitab dan As-Sunnah itu wajib dan keduanya tidaklah bisa difahami kecuali dengan memahami bahasa Arab. Hal ini sesuai dengan kaidah:
مَا لاَ يَتِمٌّ الْوَاجِبُ إِلاَّ بِهِ فَهُوَ وَاجِبٌ
“Apa yang tidak sempurna suatu kewajiban kecuali dengannya maka ia juga hukumnya wajib.”
Namun disana ada bagian dari bahasa Arab yang wajib ‘ain dan ada yang wajib kifayah. Dan hal ini sesuai dengan apa yang diriwayatkan oleh Abu Bakar bin Abi Syaibah, dari Umar bin Yazid, beliau berkata: Umar bin Khattab menulis kepada Abu Musa Al-Asy’ari (yang isinya) “…Pelajarilah As-Sunnah, pelajarilah bahasa Arab dan I’roblah Al-Qur’an karena Al-Qur’an itu berbahasa Arab.”
Dan pada riwayat lain, Beliau (Umar bin Khattab) berkata: “Pelajarilah bahasa Arab sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian, dan belajarlah faroidh (ilmu waris) karena sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).

Penutup

Bahasa Arab adalah bahasa Agama Islam dan bahasa Al-Qur’an, seseorang tidak akan dapat memahami kitab dan sunnah dengan pemahaman yang benar dan selamat (dari penyelewengan) kecuali dengan bahasa Arab. Menyepelekan dan menggampangkan Bahasa Arab akan mengakibatkan lemah dalam memahami agama serta jahil (bodoh) terhadap permasalahan agama.
Sungguh sangat ironis dan menyedihkan, sekolah-sekolah dinegeri kita, bahasa Arab tersisihkan oleh bahasa-bahasa lain, padahal mayoritas penduduk negeri kita adalah beragama Islam, sehingga keadaan kaum muslimin dinegeri ini jauh dari tuntunan Alloh Ta’ala dan Rasul-Nya.
Maka seyogyanya anda sekalian wahai penebar kebaikan… mempunyai andil dan peran dalam memasyarakatkan serta menyadarkan segenap lapisan masyarakat akan pentingya bahasa Al Qur’an ini, dengan segala kemampuan yang dimiliki, semoga Allah menolong kaum muslimin dan mengembalikan mereka kepada ajaran Rasul-Nya yang shohih. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Alloh Ta’ala. Segala puji hanyalah bagi Alloh Tuhan semesta alam.

Semoga ini dapat lebih memotivasi kita untuk dapat belajar bahasa Arab. Bagi sobat Indoking yang ingin sedang belajar bahasa Arab silahkan dapat langsung masuk pada alamat web di bawah ini:
www.gudangbelajarbahasaarab.blogspot.com

Semoga dapat bermanfa'at

Belajar Bahasa Arab

Monday, July 30, 2012

Ketika Sobat  sekalian ingin membuat tulisan berwarna pada edit html pasti bingung karena tidak ada fasilitas untuk mengubah tulisan menjadi berwarna.

  http://2.bp.blogspot.com/-D0O90jjGKCc/TfuE7rciHoI/AAAAAAAAAfM/aqYdwOrXhUg/s320/warna-tulisan.jpg

Tapi tidak usah khawatir karena disini saya akan coba berbagi Ilmu mengenai Cara Membuat Teks atau Tulisan Berwarna di Blog. Langsung saja bagi sobat sekalian yang ingin membuat Membuat Teks atau Tulisan Berwarna di Blog dapat mengikuti langkah-langkahnya di bawah ini :

1. Perhatikan kode HTML di bawah ini :
 <span style="color:#3300cc;">Membuat Teks Warna di Blog</span>

Kode diatas nantinya akan mempunyai tampilan seperti ini



Membuat Teks Warna di Blog
2. Pada angka  #3300cc adalah kode warna tulisan, kode warna ini bisa anda ubah sesuai dengan keinginan, berikut kode-kode warna di HTML


Kode Warna
KODE WARNA HTML Contoh:Putih =>#ffffff;
#FOF8FF
Aliceblue
#FAEBD7
Antiquewhite
#00FFFF
Aqua
#7FFFD4
Aquamarine
#F0FFFF
Azure
#F5F5DC
Beige
#FFE4C4
Bisque
#000000
Black
#FFEBCD
Blanchedalmond
#0000FF
Blue
#8A2BE2
Blueviolet
#A52A2A
Brown
#DEB887
Burlywood
#5F9EAD
Cadetblue
#7FFF00
Chartreuse
#D2691E
Chocolate
#FF7F50
Coral
#64950
Cornflowerblue
#FFF8DC
Cornsilk
#DC143C
Crimson
#00FFFF
Cyan
#00008B
Darkblue
#008B8B
Darkcyan
#B8860B
Darkgoldenrod
#A9A9A9
Darkgray
#006400
Darkgreen
#8B008B
Darkmagenta
#BDB76B
Darkkhaki
#556B2F
Darkolivegreen
#FF8C00
Darkorange
#9932CC
Darkorchid
#8B0000
Darkred
#E9967A
Darksalmon
#8FBC8B
Darkseagreen
#483D8B
Darkslateblue
#2F4F4F
Darkslategray
#00CED1
Darkturquoise
#9400D3
Darkviolet
#FF1493
Deeppink
#00BFFF
Deepskyblue
#696969
Dimgray
#1E90FF
Dodgerblue
#B22222
Firebrick
#FFFAF0
Floralwhite
#228B22
Forestgreen
#FF00FF
Fuchsia
#DCDCDC
Gainsboro
#F8F8FF
Ghostwhite
#FFD700
Gold
#DAA520
Goldenrod
#808080
Gray
#008000
Green
#ADFF2F
Greenyellow
#F0FFF0
Honeydew
#FF69B4
Hotpink
#CD5C5C
Indianred
#4B0082
Indigo
#FFFFF0
Ivory
#F0E68C
Khaki
#E6E6FA
Lavender
#FFF0F5
Lavenderblush
#7CFC00
Lawngreen
#FFFACD
Lemonchiffon
#ADE8E6
Lightblue
#F08080
Lightcoral
#E0FFFF
Lightcyan
#FAFAD2
Lightgoldenrodyellow
#90EE90
Lightgreen
#D3D3D3
Lightgray
#FFB6C1
Lightpink
#FFA072
Lightsalmon
#20B2AA
Lightseagreen
#87CEFA
Lightskyblue
#778899
Lightslategray
#B0C4DE
Lightsteelblue
#FFFFE0
Lightyellow
#00FF00
Lime
#32CD32
Limegreen
#FAF0E6
Linen
#FF00FF
Magenta
#800000
Maroon
#66CDAA
Mediumaquamarine
#0000CD
Mediumblue
#BA55D3
Mediumorchid
#9370DB
Mediumpurple
#3CB371
Mediumseagreen
#7B68EE
Mediumslateblue
#00FA9A
Mediumspringgreen
#48D1CC
Mediumturquoise
#C71585
Mediumvioletred
#191970
Midnightblue
#F5FFFA
Mintcream
#FFE4E1
Mistyrose
#FFE4E1
Moccasin
#FFDEAD
Navajowhite
#000080
Navy
#FDF5E6
Oldlace
#808000
Olive
#6B8E23
Olivedrab
#FFA500
Orange
#FF100%0
Orangered
#DA70D6
Orchid
#EEE8AA
Palegoldenrod
#98FB98
Palgreen
#AFEEEE
Paleturquoise
#DB7093
Palevioletred
#FFEFD5
Papayawhip
#FFDAB9
Peachpuff
#CD853F
Peru
#FFC0CB
Pink
#DDA0DD
Plum
#B0E0E6
Powderblue
#800080
Purple
#FF0000
Red
#BC8F8F
Rosybrown
#4169E1
Royalblue
#8B4513
Saddlebrown
#FA8072
Salmon
#F4A460
Sandybrown
#2E8B57
Seagreen
#FFF5EE
Seashell
#A0522D
Sienna
#C0C0C0
Silver
#87CEEB
Skyblue
#708090
Slategray
#FFFAFA
Snow
#00FF7F
Springgreen
#4682B4
Steelblue
#D2B48C
Tan
#008080
Teal
#D8BFD8
Thistle
#FF6347
Tomato
#40E0D0
Turquoise
#EE82EE
Violet
#F5DEB3
Wheat
#FFFFFF
White
#F5F5F5
Whitesmoke
#FFFF00
Yellow
#9ACD32
Yellowgreen


Indoking 2012


3. Simpan
Sobat sekalian tinggal melihat hasilnya. Jangan lupa komentarnya. Semoga artikel Cara Membuat Teks atau Tulisan Berwarna di Blog ini dapat bermanfa'at

Cara Membuat Teks atau Tulisan Berwarna di Blog

Bagaimana Cara Mengganti Warna Dan Font Tulisan Di Blog? pertanyaan itu di lontarkan ketika sobat sekalian melihat tulisan di blognya kurang terlihat jelas atau mungkin ingin menambah kreasi di blognya. Langsung saja ikuti langkah-langkahnya di bawah ini :

 
1. Login ke Blogger. Klik menu Design -> Template Designer -> Advanced. Disana terdapat beberapa elemen yang dapat
sobat sekalian atur seperti:

  • Page Background Color: Mengganti warna background template yang diluar
  • Main Background Color: Mengganti warna background template yang didalam
  • Text Color: Mengganti warna teks postingan/ artikel
  • Blog Title Color : Mengganti warna judul blog
  • Blog Description Color : Mengganti warna deskripsi blog
  • Post Title Color: Mengganti warna judul postingan
  • Date Header Color: Mengganti warna teks tanggal
  • Border Color: Mengganti warna garis tepi template
  • Sidebar Title Color: Mengganti warna judul pada kolom sidebar misalnya teks Blog Archive, Blogroll, Labels, dan lain-lain
  • Link Color: Mengganti warna teks yang dipasang link
  • Visited Link Color: Mengganti warna teks link ketika pengunjung mengarahkan kursor pada linknya
  • Sidebar Link Color: Mengganti warna teks yang dipasang link pada kolom sidebar
  • Sidebar Visited Link Color: Mengganti warna teks link ketika pengunjung mengarahkan kursor pada link yang terletak pada kolom sidebar
  • Text Font: Mengganti bentuk huruf/ teks pada postingan
  • Sidebar Title Font: Mengganti bentuk huruf judul pada kolom sidebar
  • Blog Title Font: Mengganti bentuk huruf judul blog
  • Blog Description Font: Mengganti bentuk huruf deskripsi blog
  • Post Footer Font: Mengganti bentuk huruf footer pada postingan. Misalnya: Diposkan oleh, Posted by
Itulah beberapa elemen dasar yang paling sering ditemukan dalam template blogger. Setiap template memiliki elemen yang berbeda-beda. Silahkan dicoba sendiri dengan menggonta-ganti warnanya.

 http://1.bp.blogspot.com/_wltXpdDgI2c/S9FI2daMpgI/AAAAAAAAAKY/J9M6DbT2K5U/s1600/animated-fonts.gif

2. Jika sudah tinggal klik Apply to Blog maka warna template akan berubah sesuai dengan keinginan Anda. Lalu klik View Blog untuk melihatnya.

Jika Anda ingin mengembalikan template ke bentuk semula. Tinggal klik Clear advanced changes to ... lalu klik Apply to Blog. Selesai.

Setelah saya coba ternyata ada sebagian template modern yang tidak bisa menggunakan fasilitas ini. Jadi jangan panik jika template yang sobat sekalian gunakan ternyata tidak mendukung fasilitas ini.


Semoga artikel Cara Mengganti Warna Dan Font Tulisan Di Blog ini dapat bermanfa'at

Cara Mengganti Warna Dan Font Tulisan Di Blog

Sunday, July 29, 2012


21 07 2009
LoveUntukmu….
yang akupun tak tahu siapa
kurangkai untaian kata ini…
dari lubuk hati terdalam
kunyanyikan lantunan syair indah Qalbu
Untukmu…
yang akupun tidak tahu siapa…
yang masih merupakan misteri besar dalam hidupku…
Dikau…
yang kelak menjadi pelita dalam hidupku…
dengarlah luapan harapanku…
aku berharap…
engkaulah yang bisa mendampingiku..
dalam menjalani hidup…
aku berharap..
engkau satu-satunya bidadari surgaku…
entah kapan kita bertemu…
tapi aku yakin…
Allah sudah menuliskan skenario pertemuan kita kelak
Semoga…
kita bertemu..
dalam walimah yang penuh barokah…
yang diridhoi Allah…
Semoga…
kelak kita bisa membina rangkaian kisah indah…
hingga menuju Surga hakiki…
AMIEN…
Selamat Berjumpa…

Puisi Harapan Cinta

nyamuk 

Perkembangan teknologi berkembang begitu cepat dengan pesatnya di segala bidang, tak terkecuali dalam hal kehidupan serangga bernama nyamuk. Telah ditemukan sebuah alat yang dapt membuat nyamuk Teler dengan memanfaatkan Gelombang Ultrasonik.
Gelombang ultrasonik ternyata bisa membunuh serangga, salah satunya adalah nyamuk demam berdarah atau aedes aegypti.
Pancaran gelombang ini dengan kekuatan 30 KHz hingga 100 KHz secara terus-menerus dalam ruangan akan mengakibatkan terganggunya fungsi antena pada nyamuk yang berfungsi sebagai indra penerima rangsang.
“Nyamuk akan merasa tidak nyaman dan terganggu keseimbangannya hingga akhirnya mati,” kata I Wayan Teguh Wibawan, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB), dalam kesempatan peluncuran AC LG Terminator di Jakarta, Rabu (19/8).
LG, perusahaan elektronik, melakukan riset bersama ITB untuk menggabungkan teknologi gelombang ultrasonik ini ke dalam AC. Hasilnya adalah AC LG Terminator. “Kami telah melakukan riset sejak 2007,” katanya.
Lebih lanjut, Wayan menuturkan bahwa percobaan dilakukan dengan melepaskan nyamuk-nyamuk aedes aegypti berjenis kelamin betina (strain liverpool) berumur 4-5 hari. Pada saat yang sama, dalam ruangan tersebut AC Terminator memancarkan gelombang ultrasonik.
Pengujian dilakukan dalam ruang pengujian standar penelitian insektisida dari Lembaga Kesehatan Dunia (WHO). “Hasilnya, gelombang ultrasonik mampu membunuh lebih dari 70 persen nyamuk yang ada di dalam ruangan dalam tempo 24 jam,” ujar Wayan.
Produk yang baru dilepas di Indonesia ini dibandrol Rp 4,5 juta per unit. “Harga ini tidak mahal kalau dilihat benefit yang diterima. Misalnya melindungi keluarga kita dari nyamuk demam berdarah,” kata Budi Setiawan, Direktur Penjualan LG Elektronik Indonesia.(KOMPAS.com )

Gelombang Ultrasonik dapat Membunuh Nyamuk DBD

hujan 
Uap air tidak terlihat, namu merupakan yang selalu ada di udara di sekeliling Bumi. Apabila awan terbntuk, mungkin tampaknya seolah sebagian dari air melompat dari persembunyiannya. Uap air berkumpul dalam titik-titik air jikalau terdapat partikel-partikel di udara untuk ditempeli. Di atas samudera misalnya, uap air dapat menyerap ke dalam partikel garam, membentuk titik-titik air.Atau apabila suhu turun ke-O derajat atau lebih rendah, air dapat membeku di sekeliling debu, lalu tertiup ke langit oleh angin. Dari debu biasa terbentuk kristal es. Serpihan lain di udara, seperti asap, juga dapat menyediakan benih untuk berkumpulnya awan air.
Ahli metereologi berkata bahwa ada beberapa cara titik-titik air dapat berkembang dan menjadi hujan. Bagaimana terbentuknya butiran air hujan tergantung pada jatuhnya dari awan seperti apa- awan hangat atau awan dingin. Awan hangat terbentuk dari titik-titik air kecil di udara. Titik-titik air yang jatuh dari awan ini biasanya menguap sebelum sampai ke tanah. Tetapi kadang-kadang cukup besar untuk menciprati kita dengan hujan gerimis.
Ada dua cara air hujan terbentuk dalam awan hangat. Pertama: Saat titik air kecil jatuh ke dalam awan, itu bertabrakan dengan titik-titik lainnya dan bergabung, membentuk tetesan yang lebih besar. Tetesan yang lebih besar ini dapat menabrak dan mengumpulkan lebih banyak titik air dalam perjalannya turun. Segera saja, itu menjadi butiran-butiran air besar berjatuhan. Kedua: Awan hangat berkembang adalah apabila titik-titik air kecil membonceng dibelakang tetesan yang sedang jatuh, membuatnya lebih besar. Bagaimana caranya???  Seorang Metereolog menyarankan untuk membayangkan mobil yang melaju di jalan  berdebu. Udara berhembus kencang di sekeliling mobil dan melemparkan tanah ke jendela belakang, yang segera saja di penuhi lapisan tebal debu tanah. Butiran air yang jatuh menembus awan seperti mobil itu, dan titik-titik air di sekeliling seperti debu. Udara yang berembus ke atas dan sekeliling butiran air. Tetesan hujan mengumpulkan lebih banyak air di punggungnya, makin lama makin berat. Kadang-kadang menjadi begitu berat sampai jatuh di awan dan menetes ke tanah.

Mengapa Hujan Jatuh dalam Bentuk Tetesan?

islam 
Sungguh menarik apa yang dikemukakan oleh wartawan kawakan dan budayawan kondang Goenawan Mohamad dalam sebuah surat-elektronik terbuka (tertanggal 13 Nopember 2002), yang ditujukan kepada salah seorang netter milis , sebagai berikut: “Jika Indonesia menangkap para teroris – yang memakai nama Islam – tidak seharusnya Indonesia menari mengikuti gendang Amerika, atau tak dengan sendirinya benar jika dianggap demikian. Dalam sebuah ceramah di Singapura saya katakan bahwa AS adalah ancaman terbesar untuk perdamaian dunia dewasa ini. Tapi itu tak berarti saya tak akan mendukung langkah penegak hukum (juga polisi) untuk menghabisi mereka yang dengan alasan anti-Amerika membom dan membunuh orang di negeri kita”.
Propaganda yang Sistematis
Penyesatan opini, dalam berbagai bentuknya, sesungguhnya merupakan bagian dari sebuah propaganda. Propaganda sering diartikan sebagai suatu proses yang melibatkan seorang komunikator yang bertujuan untuk mengubah sikap, pendapat, dan perilaku penduduk yang menjadi sasarannya melalu simbol-simbol verbal, tulisan, dan perilaku; dengan menggunakan media seperti buku-buku, pamflet, film, ceramah, dan lain-lain. Propaganda merupakan salah satu metode standar yang digunakan negara untuk mengamankan, memelihara, dan menerapkan power (kekuasaan) dalam rangka memajukan kepentingan nasionalnya. (Columbus dan Wolf, Pengantar Hubungan Internasional, hlm. 184).
Melihat defenisi di atas, propaganda merupakan perkara yang ‘wajib’ ada dalam sebuah negara, apalagi negara yang ideologis. Di sinilah penguasa atau rakyat sebuah negara harus benar-benar mampu menilai mana yang merupakan propaganda mana yang tidak. Penguasa atau rakyat sebuah negara yang gagal memahami propaganda negara lain akan mengakibatkan perubahan sikap, pendapat, dan perilakunya justru sejalan dengan kepentingan musuh.
Umat Islam sebagai umat yang ideologis harus benar-benar menyadari bahwa propaganda itu benar-benar ada. Propaganda bisa dilakukan secara sistematis untuk mendapat kemanfaatan jangka pendek atau bisa juga untuk kemanfaatan jangka panjang. Untuk jangka pendek, misalnya, melegalisasi serangan ke sebuah negara dan menjatuhkan sebuah rezim atau pemerintahan di sebuah negara; seperti propaganda AS untuk menjatuhkan rezim Saddam Hussein, Soekarno, dan Soeharto, termasuk Taliban di Afganistan. Sebagai contoh, saat hendak menyerang Irak dalam Perang Teluk II, AS melancarkan propaganda dengan melakukan pembohongan informasi kepada kongres dan publik AS.
Terungkap kebohongan Nariyah yang katanya merupakan saksi kekejaman tentara Irak. Namun ternyata, gadis ini tidak pernah bekerja di Kuwait dan saat peristiwa ada di Paris. Atas dasar laporan bohong itulah, kongres menyetujui serangan ke Irak. (Lihat: ZA Maulani, dalam, Terorisme dan Konspirasi Anti Islam, hlm. 9). Untuk menjatuhkan rezim Taliban, AS dalam propagandanya mendaftar pengkhianatan Taliban terhadap rakyat Afganistan seperti pembantaian, pelanggaran hak asasi wanita dan anak perempuan, perilaku korup, dan menggunakan Islam sebagai selubung pembantaian etnis. (Jaringan Teroris, Deparlu AS, hlm 13).
Propaganda bisa dilakukan juga untuk kepentingan jangka panjang. Propaganda seperti ini biasanya lebih bersinggungan dengan nilai-nilai ideologis yang ingin disebarkan di pihak lawan dan, sebaliknya, menanamkan ‘citra jelek’ terhadap nilai-nilai ideologis yang dianut oleh negara musuh. Tipe propaganda seperti ini biasa lebih membutuhkan waktu yang panjang, namun secara sistematis dan kontinu terus dilakukan. Sebagai contoh, bagaimana AS dengan gencar menyebarkan nilai-nilai ideologisnya seperti sekularisme, demokrasi, HAM, kebebasan, dan pasar bebas. Sesungguhnya ini merupakan propaganda jangka panjang AS. Tujuannya jelas, yakni untuk kepentingan AS sendiri. Sebaliknya, AS membuat citra jelek terhadap lawan ideologinya seperti tuduhan teroris, ekstrimis, konservatif, dan pencitraan jelek lainnya. Metode utama propaganda jangka panjang ini yang dilakukan oleh AS adalah disinformasi, yakni melakukan penyesatan opini. Inilah yang sekarang ini sedang dilakukan oleh AS kepada musuh utama ideologisnya, yakni Islam.
Teknis Khusus ‘Penyesatan Opini’
KJ Holsti, dalam Politik Internasional: Kerangka untuk Analisis, hlm 220, dengan mengutip buku The Fine Art of Propaganda: A Study of Father Coughlin’n Speeches, mengemukakan beberapa teknis propaganda yang sering dilakukan untuk melakukan penyesatan opini.
Pertama, nama julukan.
Propagandis mencantelkan lambang yang dibebani emosi pada seseorang atau suatu negeri. Sasaran diharapkan akan menanggapi cap tersebut tanpa memeriksa bukti. Sebagai contoh, Saddam Hussain diberi julukan ‘Pembantai dari Baghdad’. Selama Perang Teluk II, media massa AS menyebut Presiden Irak ini dengan sebutan ‘Binatang Buas’ (Mary McGroriy, Washington Post, 7/8/90) atau ‘Monster’ (Newsweek, 20/8/90). Orang-orang Arab (yang jelas sangat berhubungan dengan Islam) dalam budaya populer Barat digambarkan sebagai orang yang licik, tidak bisa dipercaya, jalang, bernafsu seks besar, dan kejam. Rasulullah saw. dijuluki ‘si Maniak Seks’ atau ‘sang Teroris’. Perusahaan kartun a Doaug Marlette membuat headline dengan judul, “What Would Mohammed Drive?” Digambarkan di sana, Rasulullah mengendrai truk yang berisi bom nuklir-laden yang mirip dengan truk yang digunakan oleh Timothi McVeigh dalam pengeboman di Oklahoma City 1995. Pejuang Hamas diberi gelar teroris. Para penegak syariat Islam dilabeli secara sistematis dengan julukan ‘kaum skriptualis’, kaum tekstualis’, atau ‘kaum ortodoks dan konservatif’. Iran diberi gelar ‘negeri para mullah’ (tentu dengan konotasi negatif). Istilah ‘Muslim garis keras’, sebagai lawan dari ‘Muslim moderat’, digunakan untuk memberikan kesan negatif pada pelaku penegak syariat Islam. Negara yang tidak sejalan dengan AS di Timur Tengah dicap sebagai ‘negara militan’, sementara negara yang sejalan dengan AS disebut ‘negara sahabat’ atau ‘negara moderat’.
Dalam teknis propaganda ini, para propagandis biasanya menggunakan istilah-istilah emosional dan stereotif yang telah melekat di telinga pendengar. Seperti kata ‘buas’, ‘maniak’, garis keras’, biasanya merupakan istilah yang sudah melekat dianggap ‘jahat’. Berbeda dengan kata ‘moderat’, ‘pejuang’, dan ‘substansialis’; merupakan kata-kata yang dianggap ‘baik’. Kata-kata tersebut kemudian dilekatkan pada seseorang atau negara tanpa diperiksa lagi kebenarannya.
Kedua, generalitas gemerlapan.
Kalau yang pertama lebih berkaitan dengan individu atau suatu negeri, yang kedua ini digunakan untuk gagasan atau kebijakan. Istilah ‘dunia bebas’, ‘dunia beradab’, atau ‘dunia yang makmur’ adalah generalitas yang paling disukai oleh Barat untuk mendukung ide kapitalismenya.
Ketiga, pengalihan.
Pelaku propaganda berupaya mengidentifikasikan suatu gagasan, seseorang, suatu negara, atau kebijakan dengan mengalihkannya pada gagasan atau kebijakan yang bertolak belakang. Hal ini untuk menimbulkan citra jelek pada gagasan atau kebijakan pihak musuh. Khilafah Islamiyah atau negara Islam dijuluki sebagai ‘negara pada zaman batu’, ‘sistem abad kegelapan’, ‘dunia jumud dan tidak beradab’, ‘sistem utopis’, ‘sistem penuh darah’, serta julukan-julukan negatif lainnya. Perlawanan terhadap penjajah Israel di Palestina dialihkan dengan gagasan lain seperti ‘anti Semith’ atau ‘anti negara demokrasi’.
Saat Irak diserang oleh AS dalam Perang Teluk II, untuk menutupi maksud AS sebenarnya, dipropagandakan bahwa hal itu demi membebaskan Kuwait. Demikian juga saat sekarang; untuk menutupi tujuan AS sebenarnya, yakni menguasai minyak Irak, dipropagandakan bahwa penyerangan atas Irak adalah bukan untuk menyerang umat Islam, tetapi untuk menjatuhkan diktator Saddam Hussein. Pada faktanya, saat AS menyerang Irak dalam Perang Teluk II, 200.000 orang Irak meninggal dunia. Pemerintah dan media massa AS mengabaikan hal ini. Bahkan, Colin Powel, saat ditanya jumlah korban sipil di Irak yang meninggal sejak tahun 1991 dalam tersebut, dengan arogan menjawab, tidak peduli dengan angka-angka korban tersebut, “It’s really not a number I am terribly interested in.”
Kalaulah AS memang bermaksud baik menjatuhkan diktator Saddam Hussein, mengapa Raja Fahd, Musharaf, Husni Mubarak, dan Islam Karimov yang juga diktator tidak diserang. Mengapa pula Ariel Sharon, yang jelas-jelas membantai umat Islam Palestina, tidak diserang AS?
Keempat, ‘orang sederhana’.
Setiap pelaku propaganda sadar bahwa masalah bertambah rumit jika ia tampak pada pendengarnya sebagai ‘orang asing’. Karena itu, mereka berupaya mengidentifikasikan diri sedekat mungkin dengan nilai dan gaya hidup sasaran dengan menggunakan logat, aksen, dan ungkapan setempat. Untuk itu, para propagandis biasanya lebih suka menggunakan penduduk ‘pribumi’ untuk menyuarakan kepentingan mereka. Cara yang paling efektif adalah merekayasa seseorang untuk menjadi tokoh, sumber rujukan, atau ilmuwan yang kompeten. Hal ini dilakukan lewat proses pendidikan, rekayasa media dengan menampilkan tokoh tersebut secara terus-menerus, atau dengan memberinya gelar/penghargaan. Tentu saja dengan kesan wah dan go internasional. Jadi, umat Islam harus waspada, kalau ada calon tokoh atau tokoh, yang idenya bertentangan dengan Islam bahkan menyerang Islam, tetapi mendapat banyak penghargaan dari Barat.
Kelima, kesaksian.
Di sini propagandis menggunakan seseorang atau lembaga yang dihargai untuk mendukung atau mengecam suatu gagasan atau kesatuan politik. Diharapkan sasaran mempercayainya karena hal ini disampaikan oleh yang ‘berwenang’. Propagandis, misalnya, menggunakan narasumber yang diberi gelar ‘pakar’, ‘ahli’, ‘ilmuwan’, ‘yang berpengalaman’, atau ‘saksi langsung’ untuk menambah keyakinan para pendengarnya.
Untuk menambah keyakinan pembaca tentang adanya jaringan Jamaah Islamiyah atau Jaringan al-Qaedah di Asia Tenggara, media massa Barat merujuk pada pendapat orang yang mereka sebut sebagai ‘pakar teroris’ seperti Rohan Gunaratma. Dia disebut ‘pakar’ antaralain karena melakukan studi tentang terorisme atau mengarang buku tentang terorisme. Di sini tidak dipersoalkan, apakah buku yang dikarangnya memberikan bukti-bukti ilmiah atau tidak. Demikian juga untuk menambah keyakinan pendengar tentang ‘pemahaman Islam yang benar’—maksudnya yang sejalan dengan kepentingan Barat, media massa Barat merujuk pada orang yang mereka sebut dengan ‘pakar Islam’ atau ‘cendekiawan Muslim. Padahal, yang dirujuk sering merupakan antek Barat yang dicangkokkan di tubuh umat. Di sini umat Islam penting untuk tetap melihat argumentasi dari ‘sumber-sumber’ tersebut, bukan terpesona dengan gelar-gelarnya.
Di samping itu, untuk menambah percaya pendengarnya, propagandis juga merujuk pada lembaga-lembaga swasta yang dikesankan independen. Padahal, pada praktiknya, lembaga ini merupakan lembaga pesanan yang menjalankan proyek-proyek penelitian berskala besar dengan biaya pemerintah. Banyak studi-studi tentang Islam atau Timur Tengah yang disponsori oleh pemerintah AS atau organasisi donor yang berafiliasi kepada pemerintah AS. Lembaga-lembaga yang terkesan independen ini kemudian memperkuat pandangan pemerintah AS dan mereka kemudian menjadi rujukan media massa. Di Indonesia, sudah diketahui umum, pada imasa Orde Baru, untuk memperkuat kebijakan pemerintah yang otoriter dan korup, penguasa sering merujuk pada CSIS. Padahal, CSIS adalah lembaga thinktank yang diketahui berhubungan dengan penguasa Orba pada waktu itu. Dalam kampanye AS sekarang ini juga banyak lembaga-lembaga yang mendapat bayaran dari Barat untuk mendukung propaganda Barat. Di AS beberapa lembaga ‘independen’ diketahui memiliki hubungan erat dengan pemerintah seperti Heritage Foundation.
Keenam, pilihan.
Hampir semua propaganda biasanya melakukan pilihan fakta; meskipun aktual, namun jarang rinci. Kalaupun rinci, propagandis menggunakan ‘fakta-fakta’ yang diperlukan saja untuk membuktikan tujuan yang telah ditetapkan terlebih dulu. Pilihan ini biasanya digunakan untuk melakukan generalisasi. Perjuangan syariat Islam diidentikkan dengan kekerasan. Kesimpulan ini dibangun dengan memilih fakta adanya aksi kekerasaan yang dilakukan oleh sekelompok kaum Muslim yang ingin menegakkan syariat Islam (itu pun sering tanpa bukti hukum). Sementara itu, adanya fakta lain berupa perjuangan syariat Islam tanpa kekerasaan—seperti yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir di Uzbekistan, Yordania, Mesir, dan belahan dunia lainnya—cendrung ditutupi. Akibatnya, ada kesan kuat bahwa perjuangan syariat Islam identik dengan teror dan kekerasan.
Pemerintah AS mengeluarkan propaganda khusus untuk membantah diskriminasi Muslim di AS pasca Serangan 11 Septermber. Dalam iklan propaganda yang disiarkan di hampir seluruh Dunia Islam, dipilih fakta-fakta tertentu untuk mendukung tujuan tersebut. Empat orang warga AS yang berasal dari Arab bicara tentang kebebasan dan kesempatan hidup di Negeri Paman Sam itu. Padahal, banyak fakta lain di AS yang bertolak belakang dengan iklan tersebut diabaikan; seperti kewajiban cap jari bagi orang-orang dari Arab, Pakistan, dan negeri-negeri Islam lainnya; perusakan masjid dan Islamic Centre; gangguan terhadap wanita Muslimah di Amerika.
Di samping pilihan fakta, pilihan kata yang digunakan oleh media massa juga berperan dalam propaganda. Jika yang melakukan penyerangan adalah Muslim Palestina, serangan itu disebut sebagai serangan dari kelompok militan, fundamentalis, garis keras, bahkan teroris. Sebaliknya, jika yang melakukan penyerangan dan pembantaian adalah Israel atau Amerika Serikat, kata yang sering digunakan adalah serangan balasan (retaliation), serangan untuk mendahului (preempative strike), atau tindakan hukuman (punitive action). Pilihan kata itu tentu saja lebih baik dari istilah teroris, bahkan bisa dijadikan pembenaran tindakan. Hamas yang ingin membebaskan diri dari penjajah Israel disebut teroris. Sebaliknya, sebutan pejuang pro kemerdekaan diberikan kepada kelompok Fretelin di Timor Timur yang ingin memisahkan diri dari Indonesia. Jika yang tertangkap adalah tentara AS, mereka disebut sandera atau hostage (berkonotasi tidak bersalah). Sebaliknya, pejuang al-Qaedah yang tertangkap disebut tahanan atau detainer (yang berkonotasi jahat dan sudah bersalah).
Ketujuh, ikut pihak yang banyak.
Teknik ini memanfaatkan keinginan pendengar untuk ‘menjadi bagian’ atau ‘satu sikap’ dengan orang banyak. Propaganda AS dan sekutunya sering menggunakan ungkapan ‘masyarakat internasional’, ‘sahabat-sahabat AS’, dsb. Dengan teknik ini akan terbangun suatu anggapan: siapa yang menentang propaganda tersebut akan menjadi minoritas dan terkucil.
Teknis ini paling sering digunakan oleh AS dalam kampanye ‘Perang Melawan Terorisme’-nya saat ini. AS dan sekutunya sering menyatakan bahwa terorisme adalah serangan terhadap dunia.
Sama halnya dengan ungkapan para penolak syariat Islam yang sering menggunakan ungkapan, ‘mayoritas umat Islam Indonesia adalah moderat’, ‘organisasi Islam terbesar di Indonesia saja menolak syariat Islam’, ‘mereka itu hanya minoritas…’, dan ungkapan-ungkapan sejenis lainnya. Padahal jelas, kebenaran tidaklah bergantung pada suara mayoritas.
Kedelapan, kambing hitam frustasi.
Salah satu cara untuk menciptakan kebencian dan melepaskan frustasi adalah menciptakan kambing hitam. Propaganda kapitalis acapkali menuduh terorisme sebagai pengacau kemakmuran dunia, penyebab kemelaratan dan kemiskinan, dan pengganggu kebebasan dunia dan demokrasi. Padahal semua itu justru merupakan buah dari sistem kapitalisme yang keji. Syariat Islam dituduh merendahkan wanita dan menjadi pangkal kemunduran wanita, padahal sistem kapitalismelah penyebabnya. Tuduhan ‘pemecah-belah’ sering dilontarkan terhadap pejuang syariat Islam. Padahal pada faktanya, justru ide nasionalisme, kebebasan menentukan nasib sendiri, dan ide-ide kapitalisme lainnyalah yang menyebabkan terpecahbelahnya kaum Muslim. Bukankah ini terjadi pada Timor Timur yang melakukan referandum untuk memisahkan diri? Alasannya, kebebasan menentukan nasib sendiri.
Merangkul Media Massa
Hubungan antara propagaganda dengan media massa dan para intelektual adalah hal yang lumrah. Sebab, propaganda untuk mengubah pemikiran dan sikap sasarannya membutuhkan media massa sebagai alat yang efektif. Sementara itu, para intelektual sering dimanfaatkan sebagai narasumber yang dipercaya oleh masyarakat untuk memperkuat sebuah propaganda. Coulombus dan Wolf menulis, bahwa salah satu fungsi bisnis propaganda adalah memonitor, mengklasifikasi, mengevaluasi, dan mempengaruhi media massa. Para wartawan, kolumnis, komentator, dan pembuat opini yang dianggap bersahabat biasanya diundang ke kedutaan besar. Pihak kedutaan besar biasanya memberikan informasi ekslusif, bila perlu menawarkan bonus. Di negara-negara Barat, peran dinas propaganda luar negeri sangat besar. Hal ini mengingat opini publik, kelompok penekan, dan media massa terlibat terus-menerus untuk mempengaruhi kebijakan sebuah negara. (Pengantar Hubungan Internasional, hlm., 186-187).
Pemerintah AS saat dipimpin oleh Presiden Eisenhower pernah membentuk Badan Informasi Amerika Serikat (U.S.I.A) untuk menjalankan fungsi propaganda ini. Badan yang kemudian berganti nama ini menjalankan program-program radio multi bahasa pada Radio Voice of America (VOA); Radio Free Europe, telivisi, film dan media berita; serta program khusus seperti pertukaran mahasiswa dan sarjana, pidato keliling, konferensi-konferensi artistik, keilmuan, dan ilmiah. (Pengantar Hubungan Internasional, hlm. 186).
Pemerintah AS juga melakukan propaganda lewat media massa ‘swasta’ yang mengklaim diri independen. Dalam kasus isu terorisme, misalnya, sebagian besar media massa AS menggunakan pemerintah sebagai sumber utama berita mereka. Dari sebuah riset yang dilakukan oleh Edward Herman dan Gerry O’Sulivan, terbukti bahwa sumber-sumber media massa yang digunakan sebagian besar adalah pejabat pemerintah (42,3%).(Lihat: Satrio Arismunandar, Jurnal Ilmu Politik no. 12, hlm. 69). Tentu saja, informasi itu akan sangat bias, karena dipengaruhi oleh kepentingan pemerintah, dan biasanya, tanpa pengujian.
Keterlibatan pemerintah AS, dengan memanfaatkan wartawan sebagai agen intelijen mereka, sudah terjadi sejak Perang Dingin. Seperti yang ditulis surat kabar New York Times, “Sejak berakhirnya Perang Dunia II, lebih dari 30 atau bahkan 100 wartawan Amerika dari sejumlah organisasi berita dilibatkan sebagai pekerja operasi intelijen yang dibayar sementara menjalankan tugas-tugas reportasenya.”
Pada pertemuan dengan serikat redaktur surat kabar bergengsi, American Society of Newspaper Editors, pada April 1980, Direktur CIA Marsekal Stansfeild Truner mengatakan, “Bila dibutuhkan, ia tak akan ragu-ragu merekrut jurnalis.”
Agen CIA juga memiliki, mensubsidi, dan mempengaruhi banyak surat kabar, kantor berita, dan media lainnya. (Ade Armando, dalam, Terorisme dan Konspirasi Anti Islam, hlm. 78-79). Dalam era Perang Dingin, Badan Propaganda Amerika Serikat (ICA) sering mendukung penulis atau editor surat kabar asing yang menulis secara baik mengenai AS dan kebijakannya. (K.J. Holsti, Politik Internasional: Kerangka untuk Analisis, hlm 222). Tidak aneh jika kemudian media massa Barat sangat miring dalam memberitakan perjuangan umat Islam. Di Indonesia, bahkan ada TV yang dengan tegas menyatakan visinya sekularisme dan anti syariat Islam. Kalaupun membuat talkshow tentang syariat Islam dan menghadirkan pembicara yang pro dan yang kontra, biasanya acaranya direkasaya sedemikian rupa, baik dari segi waktu maupun moderatornya.
Perhatikan perubahan istilah ‘pejuang’ menjadi ‘teroris’ yang digunakan untuk kaum mujahidin Afganistan. Media massa Barat menggunakan istilah pejuang, karena saat itu AS memiliki kepentingan untuk mengusir pengaruh komunis di negeri itu. Setelah kepentingan AS berubah, yakni ingin menguasai Afganistan, dan istilah ‘pejuang’ kemudian menjadi ‘teroris’.
Para Intelektual Pengkhianat
Kaum intelektual Islam juga digunakan sebagai alat propaganda AS, baik sadar maupun tidak. Karena itu, AS sangat getol memberikan beasiswa kepada para pelajar di seluruh dunia. Pemerintah AS sangat sadar bahwa para pelajar yang sudah dibina oleh mereka akan menjadi corong-corong propaganda kepentingan Amerika di negara asal mereka masing-masing.
Mereka pun sangat jeli memilih siapa pelajar yang mereka beri beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Mereka biasanya adalah para aktivis serta para pelajar yang cerdas dan unggul namun lemah secara ideologis atau mereka yang berasal dari organisasi, etnis, atau agama yang berpengaruh di sebuah negara. Tidak mengherankan, untuk Indonesia, beasiswa luar negeri sering diberikan kepada para pelajar dari organisasi Islam yang besar di Indonesia. Tentu saja, mereka berharap, para pelajar yang bisa dipengaruhi akan menjadi corong mereka dengan legitimasi yang kuat, yakni dari organisasi Islam yang besar di Indonesia; meskipun tidak semua kemudian ‘berhasil’ mereka jadikan corong. (Lebih jelas, lihat: Holsty, Politik Internasional: Kerangka untuk Analisis, hlm. 223).
Dunia Islam saat ini dipenuhi oleh para intelektual pengkhianat semacam di atas. Mereka menyebarkan ide-ide kapitalis seperti sekularisme, demokrasi, individualisme, HAM, pluralisme, dll. Mereka juga menjadi pembela sejati ‘yang dibiayai’ oleh pemerintah kapitalis. Tujuannya adalah untuk merusak akidah umat dan menjauhkan mereka dari syariat Islam. Dua perkara ini, akidah dan syariat Islam, memang menjadi sumber kekuatan umat Islam yang utama.
Lihat saja, bagaimana para alumnus universitas Barat pengkhianat itu membela habis-habisan kebijakan ekonomi kapitalis di Indonesia; membela IMF dan Bank Dunia. Mulut mereka juga berbusa-busa membela privatisasi, penghapusan utang konglomerat, pencabutan subsidi, dan mengikuti arahan tuan kapitalis mereka. Mereka tidak mau tahu, bagaimana penderitaan rakyat yang semakin terpuruk akibat diterapkan sistem ekonomi kapitalis tersebut.
Perhatikan pula pengusung ide libelisme yang ingin menghancurkan akidah umat dan syariat Islam. Mereka getol menyerukan ‘dialog antarumat beragama’ untuk menyatakan semua agama itu sama. Sekularisme juga mereka ajarkan kepada umat Islam dengan mengatakan bahwa Islam itu adalah masalah individual; tidak ada hubungannya dengan masalah publik seperti ekonomi dan politik; juga tidak ada urusannya dengan negara. Seruan-seruan mereka ini kemudian melanggengkan sistem sekularisme di Dunia Islam yang berarti melanggengkan penjajahan kapitalis Barat.
(Hizbut-tahrir.or.id)

Propaganda Asing di Balik Isu Terorisme

ramadhan 
Mendengar kata Ramadhan, rasanya hati terasa sejuk dan terharu. Untaian tawaran hikmah tertuang di dalamnya. Beliau Ibarat tamu agung yang ditunggu-tunggu kedatangannya. Lipatan pahala tak terkira ada di dalamnya, Hikmah lain yang tak kalah pentingnya adalah kesehatan. Banyak orang mendambakan bertemu ramadhan namun, ajal datang menjemput, ataukah terbaring lemas di pembaringan, sungguh beliau membawa berkah yang besar bagi umat manusia, Fisik maupun Rohani, Ku sambut dikau dengan senyum seraya berucap, Ahlan Wa sahlan Ramadhan, semoga engkau membawaku ke maqam yang tinggi di HadiratNYA. Amiin.
Kita akan membahas hikmah Puasa dari sisi kesehatan. Puasa tidak saja di perintahkan bagi umat islam, namun sejak dahulu kala. Agama-agama samawi yang terdahulu pun demikian ketika masih MURNI ajarannya. Zaman Sekarang Dokter di dunia, termasuk Jepang dan Amerika Serikat kini memasukkan puasa sebagai terapi kesehatan. Dari segi fisik, puasa yang prakteknya adalah menahan lapar dan dahaga ternyata berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah.  Guru Besar Gizi Unhas Prof. Dr Veni Hadju mengungkapkan: Pada hakikatnya puasa merupakan sarana untuk berlatih untuk menahan diri dari hawa nafsu.  Tanpa  kita sadari selama berpuasa, tubuh kita mampu memurnikan racun pada tubuh melalui kolon, ginjal, paru-paru, kelenjar limpa, dan kulit. Selain itu, dengan berpuasa diri menjadi lebih bugar dan fit dengan bobot tubuh berkurang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penurunan badan normal sebesar 1-4 kg. Artinya puasa cocok bagi yang ingin diet.
Berikut beberapa bahan alami yang dapat digunakan agar puasa tetap fit dan segar:
1.MADU
Khasiat : meningkatkan stamina serta mempertahankan stabilitias tubuh agar tetap sehat dan bugar, melancarkan proses metabolisme, untuk kecantikan dan awet muda, mencegah gangguan pencernaan, dan lain-lain
2.KURMA
Khasiat : meningkatkan stamina dan energi, mencegah & mengatasi anemia (kurang darah), melancarkan pembuangan, sebagai penenang (merileksasi sel otot tubuh yang tegang), mencegah pendarahan rahim.
3.JAHE
Khasiat : meningkatkan stamina, mengatasi perut kembung, masuk angin, mual, muntah, sakit kepala, pusing, demam, dan lain-lain
4.TEMU LAWAK
Khasiat : kolesterol tinggi, meningkatkan stamina tubuh/tonikum, kurang darah, radang lambung/maag, perut kembung, dan lain-lain.
5.KENCUR
Khasiat : meningkatkan stamina tubuh, menghilangkan bau mulut, radang lambung, kembung, mual, muntah, masuk angin, dan lain-lain.
6.Ubi Jalar Merah
Khasiat : perut kembung, peluruh kentut, masuk angin, gangguan lambung
7.KUNYIT
Khasiat /efek ; radang lambung, memperlancar pengeluaran empedu sehingga mengurangi perut kembung, mual, dan rasa begah di perut.
8.Kayu Manis
Khasiat : untuk radang lambung, mual, muntah-muntah, perut sebah dan kembung.
9.CENGKEH
Khasiat : untuk sakit lambung, muntah karena lambung dingin, mual, kembung.
Begitu agung Dikau ramadhan, membawa kami sehat jasmani dan rohani, mudah-mudahan kita tetap bersama selama sebulan penuh, dan bisa bertemu kembali di tahun depan. Amin

Puasa adalah Obat

25 08 2009
FLAG 

Sebagai manusia biasa, Rasulullah SAW, menempatkan dirinya sebagaimana mestinya, Rasulullah SAW bergaul dengan semua orang. Baginda menerima hamba, orang buta, dan anak-anak. Baginda bergurau dengan anak kecil, bermain-main dengan mereka, bersenda gurau dengan orang tua. Akan tetapi Baginda tidak berkata kecuali yang benar saja.
Suatu hari seorang perempuan datang kepada beliau lalu berkata,
“Ya Rasulullah! Naikkan saya ke atas unta”, katanya.
“Aku akan naikkan engkau ke atas anak unta”, kata Rasulullah SAW.
“Ia tidak mampu”, kata perempuan itu.
“Tidak, aku akan naikkan engkau ke atas anak unta”.
“Ia tidak mampu”.
Para sahabat yang berada di situ berkata,
“bukankah unta itu juga anak unta?”
Datang seorang perempuan lain, dia memberitahu Rasulullah SAW,
“Ya Rasulullah, suamiku jatuh sakit. Dia memanggilmu”.
“Semoga suamimu yang dalam matanya putih”, kata Rasulullah SAW.
Perempuan itu kembali ke rumahnya. Dan dia pun membuka mata suaminya. Suaminya bertanya dengan keheranan, “kenapa kamu ini?”.
“Rasulullah memberitahu bahwa dalam matamu putih”, kata istrinya menerangkan. “Bukankah semua mata ada warna putih?” kata suaminya.
Seorang perempuan lain berkata kepada Rasulullah SAW,
“Ya Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar aku dimasukkan ke dalam syurga”. “Wahai ummi fulan, syurga tidak dimasuki oleh orang tua”.
Perempuan itu lalu menangis.
Rasulullah menjelaskan, “tidakkah kamu membaca firman Allah ini,
Serta kami telah menciptakan istri-istri mereka dengan ciptaan istimewa, serta kami jadikan mereka senantiasa perawan (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya, serta yang sebaya umurnya”.
Para sahabat Rasulullah SAW suka tertawa tapi iman di dalam hati mereka bagai gunung yang teguh. Na’im adalah seorang sahabat yang paling suka bergurau dan tertawa. Mendengar kata-kata dan melihat gelagatnya, Rasulullah turut tersenyum.

Secuil Canda Rasulullah SAW

 1. Nanoteknologi
nanoteknologi 
Nanoteknologi adalah segala teknologi masa depan yang memungkinan manusia memanipulasi partikel-partikel super kecil yang besarnya nyaris seukuran atom! Nanometer sendiri adalah ukuran 1/semilyar meter, atau nyaris ketebalan rambut dibelah 50.000. Itulah kedahsyatan teknologi nano.
Tujuannya adalah menciptakan material-material baru masa depan, bahkan mesin-mesin dan robot-robot seukuran partikel. Material-material itu akan bisa lebih kuat dari intan, super ringan, tahan panas dan dingin dengan skala yang ekstrim, mampu menghantarkan listrik lebih baik, lebih tahan lama, ramah lingkungan dan seterusnya.
Kemungkinan aplikasinya benar-benar dahsyat dan akan merubah seluruh dunia. Bayangkan bila kita bisa menciptakan berbagai material baru yang lebih keras dari intan, dan jauh lebih ringan dari baja. (Carbon nanotubes, sp2 bond). Kita bisa menciptakan kerangka super kuat untuk mobil, pesawat terbang, atau bangunan dan jembatan. Dengan bobotnya yang lebih ringan, semua mobil dan pesawat juga akan lebih hemat energi.
Kita bisa menciptakan baju anti kusut dan tahan noda. Kita juga bisa menciptakan robot berukuran bakteria, nanobots, dan memasukanya ke dalam tubuh manusia. Fungsinya bisa dari menyembuhkan penyakit, menghancurkan sel-sel kanker, bahkan memperkuat tubuh manusia (Feynman, ”Swallowing the Doctor”). Nanobots ataupun nanoparticles bahkan nantinya diperkirakan juga akan bisa kembali menutup lubang ozon.
Dengan komponen seukuran nano, kita bisa membuat supercomputer sebesar kotak korek api, dan media penyimpanan data yang menyimpan jutaan gigabyte informasi tentang umat manusia dan seluruh alam semesta, sebesar seujung kuku.
2. Rekayasa Genetika
2 genetic11_1_4200Manusia telah berhasil memetakan gennya dalam proyek raksasa “The Human Genome Project”. Dengan data ini manusia mempunyai peta informasi untuk mengeksplorasi fungsi dan potensi dari tiap gen dalam tubuh manusia. Mulai dari gen yang menentukan bentuk fisik manusia, gen penyebab kanker, gen yang membentuk ingatan, gen yang menciptakan kecerdasan, bahkan gen khusus yang mengatur proses penuaan.
Ini nantinya akan memungkinkan dilakukannya rekayasa genetika untuk menciptakan manusia-manusia masa depan yang sangat unggul. Manusia dengan kesehatan sempurna, terbebas dari penyakit, berumur lebih dari 100 tahun dan mempunyai kecerdasan mendekati genius.
Bayangkan bila manusia menemukan gen spesial yang membuat Einstein menjadi genius. Lalu gen itu bisa ditransfer ke seluruh umat manusia. Atau keunggulan fisik David Beckham, atau bahkan kharisma John F. Kennedy.
Tapi rekayasa genetika tidak hanya untuk manusia, tapi juga bisa untuk tumbuhan dan hewan ternak. Rekayasa genetika bisa menciptakan padi dan gandum jenis baru dengan hasil panen yang berkali-kali lipat. Kita juga bisa menciptakan daging sapi yang lebih empuk dan gurih. Kita bahkan juga bisa menciptakan tanaman dan hewan konsumsi dengan nilai gizi yang unggul.
3. Memasuki Era Hiper-Sonik, Scramjet
jet 
Scramjet akan menjadi salahsatu revolusi terbesar dalam sejarah transportasi dunia. Pesawat tempur tercanggih di dunia sekarang, F/A-22 Raptor milik Amerika berkecepatan maksimal Mach 2, atau 2 kali kecepatan suara. Pesawat penumpang Scramjet, akan membawa anda terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara, Mach 10.
Penerbangan dari New York ke Tokyo yang sekarang ditempuh dalam waktu 18 jam yang panjang dan melelahkan, akan ditempuh Scramjet, hanya dalam 120 menit.
Scramjet tidak perlu memakai bahan bakar roket biasa yang mahal dan berat, bahan bakarnya menggunakan hidrogen cair yang dicampur penyedotan oksigen langsung dari atmosfer (air-breathing scramjet engine). Pembakaran hidrogen dan oksigen pada kecepatan supersonik inilah yang akan mengakselerasikan kecepatannya.

Teknologi Masa Depan Berpeluang Terwujud

Dr Goodman secara kebetulan menemukan bukti bahwa telah terjadi sedikitnya empat kali gelombang tsunami di kawasan Caesarea.
earth_hurricane

Hidayatullah.com–Para ilmuwan geologi di Universitas Haifa menyimpulkan bahwa gelombang tsunami –kemungkinan berukuran besar– bisa menghantam Israel sewaktu-waktu. Analisa ini berdasarkan hasil penelitian geo-arkeologi yang dilakukan para peneliti di universitas tersebut terhadap Pelabuhan Caesarea, Israel.
Sebagaimana diberitakan Science Daily, Rabu (28/10), disebutkan, “Peristiwa Tsunami di Mediterania memang terjadi lebih jarang daripada di Samudra Pasifik, tapi temuan kami menunjukkan adanya tingkat volume gelombang yang besar,” kata Dr Beverly Goodman dan Leon H. Charney dari School of Marine Sciences di University of Haifa.
Pakar geo-arkeologi ini menyimpulkan analisa tersebut setelah melakukan studi yang dilakukannya untuk membantu proyek riset di pelabuhan kuno itu dan riset terhadap bangkai-bangkai kapal yang karam. Dr Goodman secara kebetulan menemukan bukti bahwa telah terjadi sedikitnya empat kali gelombang tsunami di kawasan Caesarea.
“Sebelumnya kami berharap menemukan bangkai kapal, tetapi kami terkejut begitu menemukan lapisan-lapisan geologis yang tidak biasa yang belum pernah terlihat di daerah ini sebelumnya. Kami mulai mengebor air dengan asumsi bahwa ini hanyalah lapisan setempat terkait dengan pembangunan pelabuhan. Namun, kami menemukan bahwa lapisan tersebar di sepanjang wilayah dan menyadari bahwa kami telah menemukan sesuatu yang ganjil,” kata Dr Goodman.
Pengeboran yang dilakukan sedalam 1 hingga 3 meter di berbagai kedalaman itu memungkinkan Dr Goodman meneliti lapisan bawah air dengan menggunakan dua metode, yaitu penanggalan karbon-14 dating dan OSL (optically stimulated luminescence).
Mereka menemukan bukti 4 peristiwa tsunami di Caesarea, yaitu pada tahun 1500 SM, 100-200 M, 500-600 M, dan 1100-1200 M. Temuan para ahli ini dipaparkan di jurnal Geological Society of America. Dan dijelaskan juga bahwa tsunami yang paling pertama terjadi disebabkan oleh letusan gunung Santorini yang mempengaruhi hampir seluruh wilayah Mediterania.
Tsunami selanjutnya disebabkan karena adanya longsoran di dasar laut yang disebabkan oleh gempa. Gelombang tsunami tersebut menyentuh pantai setinggi 5 meter dan masuk ke daratan sejauh 2 km.
“Masyarakat yang bermukim di pantai yang berada dalam jangkauan tsunami itu mengalami kerusakan hebat. Pasca tsunami itu, penduduk membersihkan daratan dan membangun kembali peradaban. Bukti-bukti tsunami itu tetap tertinggal di dasar laut,” katanya.
Saya pribadi senantiasa berdoa dan berharap kaum zionis Israel Hancur luluh dimuka bumi tanpa sisa, begitu besar dosanya kepada kaum muslimin dan pelanggarannya kepada alam dan langit. AMIN

Tsunami Besar BISA Hantam Israel

MUSNAH 
Sejarah merupakan kejadian masa lalu yang tidak boleh dilupakan. DI sinilah manusia di zaman erikutnya mngambil pelajaran dan kebijakan unuk kehidupan di masa depan agar kejadian yang sama bisa di cegah bla berdampak negatif bagi kehidupan. Nmun sejarah pasti berulang seperti sebuah lagu, sejarah mungkin berulang, seperti siklus air karena inilah Sunnatullah.
1. Kaum Ad
Adapun kaum ‘Ad maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa. Adapun kaun Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum ‘Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon korma yang telah kosong(lapuk). Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal diantara mereka. (QS. Al-Haaqqah: 6-8)
2. Kamum Tsamud
Kaum Tsamud pun telah mendustakanancaman-ancaman itu. Maka mereka berkata: “Bagaimana kita akan mengikuti saja seorang manusia (biasa) diantara kita?. Sesungguhnya kalau kita begitu benar-benar berada dalam keadaan sesat dan gila”. Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya diantara kita ?. Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong. Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong. (QS Al-Qamar: 23-26)
3. Kaum Saba’
Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasan Allah) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan kiri (kepada mereka dikatakan): ” Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”. Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun-kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dri pohon Sidr ( QS Saba’ 15-16).
Apakah berikutnya akan menimpa Negeri INdonesia? Beberapa Fakta di atas membuktikan bahwa peristiwa tersebut terjadi karena penyimpanagn dari sistem yang telah ditetapkan Tuhan. Tuhan telah menurunkan Syariah kepada Para Nabi dan RAsul yan berisi aturan hidup dan kehidupan, namun karena sombongnya manusia, sehingga membuat aturan sendiri. Kita perlu Instrospeksi.

Sejarah Akan Berulang?

Ka’bah merupakan bangunan Megah dan bersejarah serta berberkah bagi kaum muslimin dunia yang terdapat di kota Mekah. Begitu banyak misteri yang terkandung di dalamnya. Sungguh menakjubkan.
ka'bah
ka'bah
Yang pernah belajar Matematika, pastinya pernah mendengar nama Fibonacci. Dia adalah seorang ahli matematika yang hidup pada abad pertengahan di Aljazair. Semasa kecilnya pernah berguru kepada seorang ahli matematika Muslim, hingga akhirnya Fibonacci membawa ilmu Golden Ratio yang mengguncangkan Eropa dan dunia.
Golden Ratio benar-benar terobosan ilmu pengetahuan yang mencengangkan.
Anda dapat melihat bukti-bukti ilmiah luar biasa dari misteri yang tetap tersembunyi di Kota Suci Mekkah Selama Ribuan Tahun. Mekkah ditetapkan sebagai arah bersujud, tempat konvensi miliaran umat Islam dan kota suci bagi umat Islam. Orang-orang Muslim, yang sanggup, disunahkan untuk pergi melakukan perjalanan melalui Ka’bah, Muzdelife dan Arafat dan untuk berkumpul di kota suci.
Phi Konstan-1,618, jumlah Nilai unggulan matematika. Allah – Sang Pencipta selalu menggunakan nomor yang sama dalam berbagai peristiwa di alam semesta, dalam pulse hati kita, rasio aspek spiral DNA, di desain khusus yang disebut alam semesta dodecehadron, dalam aturan array daun tanaman yang disebut phylotaxy, dalam bentuk serpihan salju, kristal, dalam struktur spiral banyak galaksi. Sang Pencipta menggunakan nilai yang sama, Golden Ratio – 1,618 ….
golden-ratio-quran
Nilai Rasio ini juga digunakan untuk desain arsitektur, bahkan Piramida di Mesir. Kepler astronom terkenal, Mendefinisikan Angka ini sebagai Penemuan yang Terbaik. Banyak pelukis terkenal, insinyur dan arsitek, seperti Leonardo Da Vinci, telah menggunakan rasio ini dalam karya seni mereka selama ratusan tahun
Golden Ratio – Pada Wajah Manusia
Wajah ternyata menyimpan rasio-rasio matematika yang relatif konstan di hampir semua tipe wajah manusia. Dr Steven Markot, yang telah menghabiskan 25 tahun meneliti unsur matematika pada tubuh manusia, berhasil membuktikan di balik wajah seseorang tersembunyi rasio-rasio matematika disana. Dia meneliti 18 model wajah dari beragam suku & umur. Hasilnya? 97% memiliki pola yang sama!!
Golden Ratio – Pada Anatomi Tubuh Manusia
Tubuh manusia pun tak luput dari rasio tersebut. Coba anda hitung sendiri :
* panjang dari pangkal lengan – sikut / sikut – ujung jari
* panjang dari ubun ubun – dagu / ubun ubun – sambungan kepala leher
* panjang lutut ke kaki / panjang dari abdomen ke lutut…dan lain sebagainya… Semuanya terpaku di angka 0,61… Jari-jari kita pun juga mengandung Golden Ratio.
Perbandingan antar buku jari pun ternyata sesuai dengan deret Fibonacci : 2, 3, 5 dan 8 yang merupakan Deret Fibonacci – Golden Ratio Points.
Golden Ratio Points Berlaku pula untuk Organ Dalam Tubuh Kita yaitu Paru-paru. Pada Tahun 1987, B.J West & Dr. A.L Goldberger berhasil mengungkapkan Golden Ratio di paru-paru kita. Secara anatomis, paru-paru kita mirip bentuk pohon yang sudah kering. Coba amati lebih teliti, bentuknya pun tidak simetris. Sebagai contoh, saluran udara yang memisahkan 2 bronchi; salah satunya lebih panjang dari yang lain. Bentuk a-simetris ini terus berlanjut ke cabang berikutnya. Dan yang menakjubkan, rata-rata bronchus yang satu dengan bronchus yang lain ada di angka 0,61.
Kota Mekkah adalah Golden Ratio Points Dunia?
Proporsi jarak antara Mekah – Kutub Utara dengan jarak antara Mekah – Kutub Selatan adalah persis 1,618 yang merupakan Golden Ratio. Selain itu, proporsi jarak antara Kutub Selatan dan Mekah dengan jarak antara kedua kutub adalah lagi 1,618 unit.
Keajaiban belum selesai The Golden Ratio Point of the World adalah di kota Mekkah menurut peta lintang dan bujur yang merupakan penentu umum manusia untuk lokasi.
Proporsi jarak Timur – Barat Mekah adalah 1,618 unit. Selain itu, proporsi jarak dari Mekah ke garis titik balik matahari dari sisi barat dan perimeter garis lintang dunia pada saat itu juga mengejutkan sama dengan Golden Ratio – 1,618 unit. The Golden Ratio Point of the World selalu dalam batas kota Mekkah, di dalam Daerah Suci yang meliputi Ka’bah menurut semua sistem pemetaan kilometrical meskipun variasi kecil dalam perkiraan mereka.
Hubungan antara Kota Mekah dan Golden Ratio jelas terukir dalam Surah Ali Imran’s (bagian dari Al Qur’an) ayat 96. Jumlah total semua huruf dari ayat ini adalah 47. Menghitung Golden Ratio dari total surat, kata Mekkah tersirat : 47/1.618 = 29,0. Terdapat 29 surat-surat dari awal sampai ayat kata, Makkah seperti dalam peta dunia. Jika hanya satu kata atau huruf yang hilang, rasio ini tidak pernah bisa dipakai. Dengan tanpa batas, kita telah melakukan proses yang sama yang kita laksanakan pada peta dunia dan menyaksikan koherensi mulia sejumlah surat yang mengungkapkan hubungan antara Mekah dan Golden Ratio.
Semua bukti ini menunjukkan bahwa antara Sang Pencipta Dunia dan matematika adalah Satu dan Tunggal yaitu Allah SWT, yang tak dapat dijelaskan dan kekuatan besar yang telah menciptakan Ka’bah, kota suci dan Al Qur’an. Ini mengingatkan seluruh umat manusia bahwa dia telah memberikan tanda-tanda untuk seluruh umat manusia atas dasar ramalannya tentang masa depan dan bahasa umum manusia.
Penemuan mengenai hubungan antara Golden Ratio, Mekkah, Ka’bah dan Qur’an telah meningkat dari hari ke hari. Pada gambar, itu menunjukkan bahwa pengukuran dengan rasio emas kompas yang juga dikenal sebagai Leonardo kompas, membuktikan bahwa kota Mekah terletak di Golden Ratio Point of Saudi sementara Ka’bah terletak

Rahasia Ilmiah Ka’bah “Mengagumkan”

 
Indoking (Kumpulan Berbagai Macam Informasi) © Copyright 2015 - Designed by Muhammad Iqbal
Back to top
Selamat Datang di www.indoking.blogspot.co.id (Download Mp3, Software, Games, Film, ebook, Chord Gitar, Tips and Trick, Operator Sekolah, Android, dll). Terima Kasih Atas Kunjungannya, Jangan lupa Komentarnya, Dan Berkunjunglah Kembali Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru 2016.